Rabu, 06 Juni 2012

Berenang sejak kecil


Dulu...ketika itu aku berumur 7 tahun kelas 2 SD pada tahun 1992 bapak ibuku 'memaksa' aku untuk belajar berenang dengan motivasi agar aku bisa kurus, karena aku tergolong anak yang amat sehat alias gendut namun lincah, pada saat itu.
Aku belajar berenang dengan Om Tulus, yang merupakan teman se kantor ibu di KPPN Malang. Beliau mengajarkan dasar teori dan praktik berenang padaku dengan telaten dan disiplin. Seujurnya banyak sekali manfaat yang aku dapatkan dari berenag ini, karena dari awal aku belajar berenang, aku menemukan dan memahami banyak warna dalam kehidupan.
Pertama aku ingin menceritakan tentang perjalananku berenang di awal, dan manfaat berenang.
Aku yang gendut, lincah dan lucu pada awal belajar berenag selalu di antar orang tuaku setiap hari minggu pukul 7 pagi hingga pukul 11 siang, hal itu berlangsung sampai aku memasuki kelas 4 SD. Selesai itu aku berangkat dan pulang sendirian. Aku berangkat dari rumahku di Jalan Comal malang yang berjarak sekitar 5 km dari tempatku berenang, yang tak lain adalah kolam renang Stadion Gajayana Malang. Dari rumah aku berjalan sekitar 1 km kemudian dilanjutkan naik angkutan umum dan berhenti di jalan kawi, lalu berjalan lagi sekitar 100 mtr ke Stadion. Pulangnya, aku berjalan sekitar 700 km ke tempat nenekku, Hj. Naning Masfoefah (alm), di Jalan K.H Hasyim Ashari Malang.

Hal itu berlagsung terus menerus hingga aku SMU dan kuliah. Namun bedanya, pada pertengahan SMU, aku sudah berhenti berlatih dengan Om Tulus.

Banyak sekali manfaat dari berenang yang aku dapatkan :
  1. 1. Aku bisa langsing secara alami setelah teratur berenang sehingga terhindar dari obesitas
  2. Setelah beranjak dewasa, postur tubuhku terlihat tegak dan atletis, alias kokoh.
  3. Sistem pernafasanku berkembang dengan sangat bagus. Aku pernah berenang sejauh 1,5 km tanpa henti dengan gaya dada ketika aku di bangku SMP, hal itu melatih sistem pernafasan seperti jantung dan paru-paru untuk bekerja dan berkembang dengan baik. 
  4. Sangat bagus untuk perkembangan daya pikir dan kedisiplinan. Dengan rajin berenang setiap minggu, tubuhku jadi terasa segar sehingga oksigen yang diterima otak pun bisa diterima dengan baik, dan hal itu membuatku fokus saat pembelajaran di sekolah.
  5. Tumbuhnya sifat 'Tak kenal putus asa', atau Fight, ' berjuang hingga akhir'. Hal itu bisa terjadi karena saat berenang aku belajar melawan rasa lelah untuk sampai di tujuan, yakni pinggir kolam. Ketika berenang di kedalaman 3 meter kemudian aku lelah, aku berhenti sebentar untuk melanjutkan perjalanku 100 meter ke depan. Maju terus..itu yang ada dalam pikiranku untuk mencapai finish.
  6. Tumbuhnya sifat sportif dan suka dengan tantangan (challange). Saat berenang aku sering berlomba dengan orang di sekelilingku, otomatis itu orang dewasa, karena aku sendiri yang paling muda (saat itu). Terus terang..aku suka sekali dengan challange atau tantangan atau berlomba, jadi saat kecil aku memang menjadi aktif di berbagai bidang dan suka mengikuti perlombaan. Keaktifanku sejak SD, yakni sering menjadi komandan upacara dan ketua regu pramuka, dalam bidang formal Alhamdulillah selalu 3 besar saat kelas 6 SD dan NEM tertinggi saat kelulusan. Saat SMP, aku juga aktif di kepramukaan, teater, volly, dan Alhamdulillah selalu masuk 10 besar, dan saat kelas 3 SMP masuk di 3 besar terus. Sebagai catatan, SD ku di SDN Kauman II Malang yang merupakan SD favorit bahkan hingga sekarang. SMP ku di SMPN 03 Malang yang Alhamdulillah merupakan SMP faforit di kota Malang hingga saat ini.
  7. Berenang banyak manfaatnya apalagi bila di ajarkan pada anak sejak dini, namun bagi yang belum bisa brenang, jangan ada kata terlambat untuk belajar

OOOOOOHHHH.... Segaaarrrrnyaaaaa Berenang.....Bebaskan gayamu....bebaskan gerakmu...Tumpahkan emosimu hanya di air...maka....fresh seketika...
 Berenag yuuukk !!!




Tidak ada komentar:

Posting Komentar